Info Pabrik Tepung Sagu Aren Tasikmalaya Terpercaya

Perlu diketahui bahwa tepung sagu dan tepung sagu aren berbeda. Sebab, kedua tepung tersebut berasal dari pohon yang tidak sama.

 

Selain itu, penyebutannya pun beragam. Di Jawa, tepung sagu disebut sagu aren. Padahal sebetulnya maksud dari sagu aren ialah tepung sagu. Dan, intinya, tepung yang beredar di pasaran bukanlah sagu aren, tapi sagu biasa yakni tepung sagu.

 

Eco Sago, sebagai pabrik tepung sagu aren Tasikmalaya, menjual produk tepung yang berkualitas. Segera hubungi kami melalui telepon atau nomor WhatsApp 089682639377 untuk informasi lebih lanjut.

 

Aneka Produk yang Dapat Dihasilkan Menjadi Sebuah Produk Jualan

Dalam pembuatan mie dari tepung sagu, sekitar 10% tepung digunakan sebagai bahan pengikat (binder), sementara sodium tripolyphosphate (STTP) ditambahkan sebanyak 0,3% untuk membantu memperkuat struktur mie. Pembuatan binder ini diawali dengan mencampurkan tepung sagu, STTP, dan air, lalu dipanaskan sambil terus diaduk hingga berubah menjadi adonan kental.

 

Setelah adonan binder mengental, sisa tepung sagu ditambahkan secara bertahap, dan proses pengadukan dilanjutkan hingga tekstur adonan menjadi kalis. Pengadukan ini bisa dilakukan dengan alat mekanis seperti molen atau secara manual.

 

Adonan yang sudah siap kemudian dicetak menjadi helai-helai mie dan langsung direbus selama kurang lebih satu menit, atau hingga mie mengapung di permukaan air. Setelah direbus, mie langsung dimasukkan ke dalam air mengalir selama sekitar 15 menit untuk proses pendinginan. Selanjutnya, mie ditiriskan dan dilumuri sedikit minyak agar tidak saling menempel sebelum dikemas. Proses ini merupakan salah satu keunggulan produksi mie sagu di pabrik tepung sagu Padang.

 

Mie Sagu Kering

Dari adonan yang sama, mie sagu juga bisa diolah menjadi versi kering. Setelah mie dicetak, helaiannya disusun rapi agar tidak saling menempel, lalu dipotong sepanjang 20 cm.

 

Selanjutnya, mie dikukus selama sekitar dua menit dan kemudian dikeringkan menggunakan alat pengering dengan suhu 40–50°C selama dua jam. Setelah benar-benar kering, mie dikemas dalam ukuran 100 gram per bungkus dan biasanya sudah dilengkapi dengan bumbu siap saji.

 

Kue Bangkit dari Tepung Sagu

Berikut resep tradisional kue bangkit berbahan dasar sagu:

Bahan A:

  • 500 gram tepung sagu
  • 1 sdt baking powder
  • ½ sdt soda kue
  • (Campurkan semua bahan ini dan aduk hingga merata.)

Bahan B:

  • 250 ml santan
  • 100 gram gula merah
  • 50 gram gula pasir
  • (Masak hingga semua larut, lalu diamkan hingga dingin.)

Bahan C:

  • 3 butir telur
  • 50 gram gula pasir
  • (Kocok hingga larut, kemudian campurkan dengan bahan B.)

Setelah bahan B dan C tercampur, tuangkan ke dalam bahan A dan aduk hingga adonan tercampur rata. Gilas adonan setebal 0,5 cm, lalu cetak sesuai selera.

Panggang adonan dalam oven bersuhu 140°C selama kurang lebih 60 menit hingga kue matang dan mengering sempurna.

 

Tentang Produk Eco Sago

  • Produk kami diproses dengan mesin parut otomatis yang tidak memerlukan pengelupasan kulit sagu, sehingga mempercepat produksi.
  • Menggunakan penyaringan dengan mesh 120, sehingga memastikan pemisahan limbah dan pati sagu lebih sempurna.
  • Setelah pemisahan awal, limbah disaring melalui tiga tahap pencucian tambahan untuk hasil yang lebih bersih.
  • Kami menggunakan teknologi pengeringan oven modern, yang membuat proses pengeringan lebih bersih dan bebas kontaminasi dibanding metode jemur matahari atau oven semi-tradisional.

Tertarik membeli tepung langsung ke pabrik tepung sagu aren Tasikmalaya?

Segera hubungi kami.

 

Eco sago adalah produsen tepung sagu terbesar di dunia dengan kualitas terbaik,
higienis dan teruji sertifikasi, Hadir untuk membuka peluang bisnis untuk anda.

CONTACT US

+62 896 8263 9377

Phone Number

Ecosagos@gmail.com

Email

Makam, Selatpanjang, Riau

Alamat Pabrik 1

Merindang, Selatpanjang, Riau

Alamat Pabrik 2

Alamat Pabrik 2

Ruko Galaxy Baloi Blok A Nomor 4, Batam, Kepri

Kantor

Sertifikasi