Inilah Cara Membuat Pempek dari Tepung Sagu

Pempek, makanan khas tradisional dari Palembang, memiliki sejarah panjang sebagai bagian dari budaya masyarakat Sumatera Selatan. Kuliner ini tidak hanya dikenal karena rasanya yang khas tetapi juga keberagaman jenisnya.

 

Keberagaman tersebut dipengaruhi oleh bahan pendukung yang digunakan dalam proses pembuatannya. Bahan utama pempek, yaitu tepung sagu dan ikan, tetap menjadi dasar, namun tambahan bahan lain menciptakan variasi rasa dan tekstur yang menarik.

 

Ecp Sagi, dalam postingan ini, akan membahas cara membuat pempek dari tepung sagu.

 

Definisi Pempek dalam Tradisi Palembang

Dalam sebuah rumusan yang dihasilkan oleh BPNB Padang pada Mei 2014, pempek didefinisikan sebagai:

  • Makanan berbahan dasar tepung sagu dan ikan, selalu disajikan dengan cuko sebagai pelengkap.
  • Meski tanpa cuko, makanan yang dibuat dengan cara serupa tetap digolongkan sebagai pempek.
  • Proses pembuatan pempek dilakukan dengan cara ditekan atau dibentuk (di-“empek-empek”).
  • Pempek memiliki banyak jenis dan rasa, tergantung variasi bahan tambahan dan bentuknya.
  • Semua makanan yang dimakan bersama cuko atau dibuat menyerupai pempek juga termasuk dalam kelompok pempek.
 

Secara sederhana, pempek dapat digambarkan sebagai makanan berbahan dasar tepung sagu dan ikan yang diolah dengan cara ditekan dan dikombinasikan dengan bahan lain untuk menciptakan variasi.

 

Cara Membuat Pempek dari Tepung Sagu

Berikut langkah-langkah pembuatan pempek sederhana menggunakan tepung sagu :

 

Persiapan Ikan

Bersihkan ikan dengan membuang kepala, kulit, tulang, dan bagian dalam perutnya. Cuci hingga bersih.

Haluskan ikan menggunakan mesin penggiling, tambahkan sedikit garam, lalu aduk rata.

 

Membuat Adonan

Campurkan tepung sagu dengan ikan giling, aduk hingga rata, tambahkan sedikit air. Pastikan adonan padat, tidak terlalu lembek, dan tidak lengket di tangan.

Bagi adonan menjadi beberapa bagian sesuai selera. Untuk pempek lenjer besar, bentuk adonan memanjang sekitar 15-20 cm, sementara untuk ukuran kecil cukup 5-7 cm.

 

Memasak Pempek

Panaskan air dalam panci hingga mendidih, tambahkan sedikit minyak goreng agar pempek tidak saling menempel.

 

Masukkan adonan ke dalam air mendidih, aduk perlahan agar tidak lengket di dasar panci. Tunggu hingga pempek mengapung, lalu angkat dan tiriskan.

 

Penyajian Pempek

Pempek yang sudah direbus dapat dinikmati langsung atau digoreng terlebih dahulu sesuai selera. Biasanya, pempek lenjer besar dipotong-potong sebelum disajikan, lalu disiram dengan cuko. Sementara itu, pempek lenjer kecil dapat dinikmati dengan mencelupkannya ke dalam cuko yang telah disediakan.

 

Bagi masyarakat Palembang, cuko memiliki peran penting dalam menikmati pempek. Selain sebagai pelengkap rasa, cuko sering diminum langsung setelah menyantap pempek untuk menyegarkan tenggorokan.

 

Dengan rasa dan proses pembuatannya yang khas, pempek bukan sekadar makanan, tetapi juga simbol kekayaan budaya Palembang yang terus bertahan hingga kini. Cocok disantap kapan saja, pempek akan selalu menjadi kebanggaan kuliner Indonesia.

Eco sago adalah produsen tepung sagu terbesar di dunia dengan kualitas terbaik,
higienis dan teruji sertifikasi, Hadir untuk membuka peluang bisnis untuk anda.

CONTACT US

+62 896 8263 9377

Phone Number

Ecosagos@gmail.com

Email

Makam, Selatpanjang, Riau

Alamat Pabrik 1

Merindang, Selatpanjang, Riau

Alamat Pabrik 2

Alamat Pabrik 2

Ruko Galaxy Baloi Blok A Nomor 4, Batam, Kepri

Kantor

Sertifikasi